Turki menyerukan pihak-pihak di Irak “menahan diri”

"Kami percaya pemerintah Irak akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memenuhi harapan masyarakat yang sah," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki

Turki menyerukan pihak-pihak di Irak “menahan diri”

ISTANBUL

Turki "sangat sedih" dengan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam lanjutan unjuk rasa anti-pemerintah di Irak, ujar Kementerian Luar Negeri, Jumat malam.

"Kami sangat sedih dengan hilangnya nyawa sejumlah orang dan luka-luka sejak protes, yang telah berlangsung di Baghdad dan beberapa provinsi selatan sejak 1 Oktober," kata kementerian dalam sebuah pernyataan tertulis.

Kementerian menyerukan kedua belah pihak untuk "menahan diri dan menggunakan akal sehat" untuk mencegah lebih banyak pembunuhan dan kehancuran.

"Kami percaya pemerintah Irak akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memenuhi harapan rakyat yang sah," kata kementerian.

Turki, menurut pernyataan itu "menginginkan stabilitas Irak.”

"Turki ingin agar Irak hidup dalam perdamaian dan kemakmuran”.

Setidaknya 60 orang telah terbunuh sejak protes anti-pemerintah meletus di seluruh Irak awal pekan ini, menurut kementerian kesehatan negara itu.

Para pengunjuk rasa menuntut perbaikan kondisi kehidupan dan mengakhiri korupsi. Pasukan keamanan dilaporkan berusaha membubarkan demonstrasi dengan menembaki demonstran sehingga menyebabkan banyak jatuh korban.

Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi sudah memerintahkan pencabutan “jam malam” di Baghdad dan beberapa kota di Irak bagian selatan lain pada Sabtu pukul 5 pagi waktu setempat.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA