Turki kirim pasukan ke pos militer di Idlib, Suriah

Turki memiliki 12 pos pengamatan gencatan senjata di Suriah

Turki kirim pasukan ke pos militer di Idlib, Suriah

IDLIB

Angkatan Bersenjata Turki mengirim konvoi militer yang berisi banyak prajurit, kendaraan lapis baja, kendaraan pengangkut personel, dan amunisi ke wilayah Idlib, barat laut Suriah.

Pasukan dan sejumlah peralatan militer tambahan itu dikirim ke pos-pos pengamatan militer Turki di zona de-eskalasi Idlib.

Turki memiliki 12 pos pengamatan gencatan senjata di Suriah untuk mengawasi gencatan senjata di Idlib sesuai perjanjian Astana.

Pesawat-pesawat jet rezim Assad Kamis kemarin melakukan serangan ke dekat pos pengamatan militer Turki No. 8 di distrik Maaretinuman.

Serangan tersebut tidak menimbulkan kerusakan apa pun di pos pengamatan Turki yang terletak di daerah Sirman, bagian utara distrik Khan Sheikhun.

Rezim masih terus melancarkan serangan dan mengepung distrik Khan Sheikhun, pintu masuk bagi pasukan Assad dan sekutunya di selatan provinsi Idlib.

Pada 19 Agustus kemarin rezim Assad juga melancarkan serangan udara terhadap pos militer Turki yang sedang bergerak di selatan distrik Khan Sheikhun. 

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tiga warga sipil dan melukai 13 lainnya.

Menyusul pertemuan 17 September di Sochi antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, keduanya sepakat membangun zona demiliterisasi - di mana tindakan agresi dilarang secara tegas - di Idlib.

Di bawah kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib diizinkan untuk tetap menempati wilayah, sementara Rusia dan Turki mulai melakukan patroli gabungan di daerah itu untuk mencegah pertempuran kembali meletus.

Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu di Idlib sejak 10 Oktober.

Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA