Turki kecam serangan terhadap tanker minyak di Teluk Oman

"Kami mementingkan pemeliharaan keselamatan navigasi di wilayah Teluk," kata Kementerian Luar Negeri Turki

Turki kecam serangan terhadap tanker minyak di Teluk Oman

ANKARA

Turki mengutuk serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman.

"Kami prihatin dengan kapal-kapal komersial di kawasan Teluk yang menjadi sasaran untuk kedua kalinya dalam satu bulan terakhir," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, Kamis.

"Kami mementingkan pemeliharaan keselamatan navigasi di wilayah Teluk, yang memiliki lokasi strategis dalam hal transportasi laut internasional," tambah pernyataan itu.

Kedua kapal tanker itu, berbendera Kepulauan Marshal dan Panama, masing-masing berlayar menuju Taiwan dan Singapura dari Qatar dan Arab Saudi.

"Satu dari tanker yang diserang di dekat Selat Hormuz dioperasikan oleh perusahaan Jepang," kata Menteri Ekonomi Jepang Hiroshige Seko, seperti dikutip oleh kantor berita Jepang Kyodo.

Kapal tanker itu dioperasikan oleh Kokuka Sangyo Co. yang berbasis di Tokyo.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan serangan itu mencurigakan karena dilancarkan selama pertemuan antara perdana menteri Jepang Shinzo Abe dengan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo justru menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak tersebut.

Akhir bulan lalu, Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak, menghadapi serangan sabotase di dekat perairan teritorialnya.

Arab Saudi juga mengatakan drone militer melancarkan serangan ke dua stasiun pompa minyak di pipa Timur-Barat, yang membawa minyak dari Pelabuhan Yanbu di pantai Laut Merah.

Riyadh menuding pemberontak Houthi di Yaman bertanggung jawab atas serangan itu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA