Turki: Kami tak berniat merampas tanah siapa pun

Jubir Presiden Turki menekankan negaranya berusaha mempertahankan integritas teritorial Suriah

Turki: Kami tak berniat merampas tanah siapa pun

ANKARA 

Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengungkapkan bahwa negaranya tak berniat untuk mencaplok tanah negara mana pun.

Melalui sebuah pernaytaan di media sosial, kalin menegaskan bahwa Turki tak berkeinginan untuk merampas tanah milik siapa pun.

Menggarisbawahi bahwa negaranya berusaha mempertahankan integritas teritorial Suriah, Kalin mengatakan pembentukan zona aman di tanah Suriah memiliki dua tujuan.

“Pertama untuk mengamankan perbatasan Turki dengan membersihkannya dari kelompok-kelompok teroris dan kedua untuk menfasilitasi para pengungsi kembali ke negaranya secara aman,” ungkap Kalin.

Jubir Kalin juga menekankan bahwa tekad Turki dalam hal ini sudah bulat.

Sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan bahwa pembentukan zona aman di perbatasan Turki-Suriah sangat penting untuk memusnahkan ancaman teror PKK-YPG dan mengembalikan pengungsi Suriah ke negara mereka dengan aman.

Otoritas Turki mengungkapkan sekitar 2-3 juta warga Suriah yang mengungsi ke luar bisa dimukimkan kembali di zona aman tersebut.

Turki telah lama mengecam ancaman teroris di sebelah timur Eufrat di utara Suriah dan berjanji akan melakukan operasi militer untuk mencegah pembentukan koridor teroris di daerah itu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA