Turki gelar operasi anti narkotika di 43 provinsi

Polisi Turki menahan sebanyak 278 tersangka dalam operasi melawan pedagang narkoba di banyak kota

Turki gelar operasi anti narkotika di 43 provinsi

ANKARA

Polisi Turki menahan sebanyak 278 tersangka dalam operasi melawan pedagang narkoba yang digelar di 43 provinsi.

Unit Polisi Anti-narkoba meluncurkan operasi anti-narkotika pada 22-25 November di 43 provinsi, ungkap pernyataan dari Markas Besar Polisi Turki.

Polisi menyita 28,9 kilogram serbuk narkotika, 4.709 pil narkotika serta 20 pistol, 97 peluru, dan 18,7 ribu lira (Rp 45,7 juta) dalam operasi tersebut.

Pernyataan otoritas Turki menyebut perang melawan pedagang narkoba akan berlanjut dengan tekad yang bulat untuk menciptakan perdamaian dan keamanan warga yang tinggal di wilayah tersebut.

Pendapatan terbesar organisasi teroris PKK berasal dari penjualan barang-barang terlarang ini.

Selama lebih dari 40 tahun, PKK melakukan aktivitas terornya di Turki, Irak, Suriah, Iran dan negara-negara Eropa dengan nama-nama yang berbeda.

Seperti organisasi teroris lainnya, PKK membutuhkan sumber finansial untuk melahirkan massa guna mempertahankan serangan teroris dan membangun negara baru.

Produksi, distribusi dan penjualan obat-obatan terlarang yang akan memenuhi anggaran tahunan organisasi tersebut berhasil dibongkar dan dibeberkan oleh pasukan keamanan Turki yang menggelar operasi anti-teror dan narkotika.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA