Turki deportasi 59 teroris asing sejak 11 November

Pasukan Turki juga melumpuhkan 131 teroris - dua di antaranya masuk dalam kategori yang paling dicari - selama November

Turki deportasi 59 teroris asing sejak 11 November

ANKARA 

Turki telah mendeportasi 59 teroris asing sejak 11 November kemarin, ungkap Kementerian Dalam Negeri Turki pada Rabu.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Turki Ismail Catakli mengatakan pasukan Turki telah melumpuhkan 131 teroris - dua di antaranya masuk dalam kategori yang paling dicari - pada November.

Di antara jumlah teroris yang dilumpuhkan tersebut, 39 orang tewas, 53 dalam keadaan terluka, 39 lainnya menyerahkan diri ke pihak keamanan.

Sebanyak 100 dari mereka adalah anggota PKK, 30 orang adalah anggota Daesh, dan satu lainnya adalah teroris ekstrim kiri.

Jubir Catakli juga mengatakan 124 teroris lainnya dikalahkan dalam Operasi Cakar di Irak utara.

Sejauh ini 369.690 warga Suriah yang tinggal di Turki telah kembali ke negara mereka setelah daerah-daerah kampung halaman mereka dibebaskan dari teroris oleh operasi anti-teror Turki, tukas Catakli.

Pada 9 Oktober, Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian untuk memberangus teroris YPG/PKK dari utara Suriah, mengamankan perbatasan Turki, membantu repatriasi yang aman bagi pengungsi Suriah, dan menjamin integritas teritorial Suriah.

Ankara dan Washington mencapai kesepakatan pada 17 Oktober untuk menghentikan operasi selama 120 jam yang memungkinkan penarikan teroris YPG / PKK dari zona aman.

Kemudian, pada 22 Oktober, Turki juga mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk mengusir teroris YPG/PKK dari zona aman tersebut.

Dalam kampanye terornya melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA