Turki, Azerbaijan meresmikan proyek pipa gas

TANAP akan memasok 16 miliar meter kubik gas alam Azeri ke Turki, Eropa, kata Presiden Erdogan

Turki, Azerbaijan meresmikan proyek pipa gas

ANKARA 

Presiden Turki dan Azerbaijan meresmikan Trans-Anatolian Natural Gas Pipeline (Pipa Gas Alam Trans-Anatolia/TANAP) yang menghubungkan Eropa, Sabtu.

Peresmian diadakan di Kota Edirne, dekat perbatasan Yunani.

Presiden Erdogan menekankan bahwa proyek yang dijuluki sebagai “Jalur Sutra Energi” adalah simbol persahabatan yang mengakar kuat antara Turki dan Azerbaijan.

"Mimpi memasok 16 miliar meter kubik gas alam Azeri ke Turki dan Eropa telah menjadi kenyataan," ujar Erdogan.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa TANAP adalah bagian terpenting dari koridor energi sepanjang 3.500 kilometer yang terbentang dari Azerbaijan ke Eropa.

Pipa akan mulai membawa gas ke Eropa dari Southern Gas Corridor, sebuah inisiatif ambisius Komisi Eropa untuk rute pasokan gas alam dari wilayah Kaspia dan Timur Tengah ke Eropa.

Ini akan melewati Trans Adriatic Pipeline (TAP) - kaki koridor Eropa.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan bahwa proyek TANAP akan membuka jalan untuk meningkatkan hubungan antar-negara.

"TANAP adalah proyek kerja sama internasional yang pada dasarnya menyatukan tujuh negara di Koridor Gas Selatan," tambah Aliyev.

Dia menekankan akan membangun jembatan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Proyek TANAP secara resmi diluncurkan pada Juni 2018. Proyek ini membentang dari perbatasan Turki-Georgia ke perbatasan Turki-Yunani.

Dengan investasi sekitar USD7 miliar, TANAP akan mengirimkan 6 miliar meter kubik gas Azeri ke Turki dan 10 miliar ke Eropa per tahun.

Jalur pipa melewati 20 provinsi dan 67 distrik di Turki.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA