Turki akan beri pelajaran keras pada teroris

Pasukan keamanan Turki telah menetralisir 45 teroris di Irak utara sebagai bagian dari Operasi Claw, kata Fahrettin Altun

Turki akan beri pelajaran keras pada teroris

ANKARA 

Turki akan memberi pelajaran pada teroris cepat atau lambat, Direktur Komunikasi Presiden Fahrettin Altun mengatakan, Rabu.

"Serangan keji oleh organisasi teroris PKK yang membunuh dua pekerja konstruksi jalan Turki di Hakkari dan dua tentara pahlawan di Tunceli melukai kita, untuk itu para mereka akan mendapat pelajaran cepat atau lambat," kata Altun di Twitter.

Altun mengatakan Turki menetralisir pelaku pemboman Ankara Februari 2016 dan baru-baru ini dan menangkap salah satu tersangka serangan teroris Desember 2016 di luar stadion sepak bola di Istanbul.

Ledakan mematikan Ankara terjadi selama jam sibuk malam hari di Jalan Merasim, yang menghubungkan Jalan Dikmen ke Inonu Boulevard, dekat dengan Staf Umum Turki dan gedung-gedung parlemen.

Serangan itu, yang menewaskan 29 orang, menyebabkan penangkapan 15 tersangka.

Serangan kembar Desember 2016 di Istanbul - satu oleh mobil bermuatan bom dan lainnya oleh seorang pembom bunuh diri - menargetkan polisi anti huru hara di dekat stadion Vodafone Park di distrik Besiktas setelah pertandingan liga sepak bola Turki, menewaskan 46 orang dan menyebabkan 243 lainnya cedera. .

Altun menambahkan bahwa sejauh ini, pasukan keamanan Turki telah menetralisir 45 teroris di Irak utara sebagai bagian dari Operasi Claw yang sedang berlangsung, yang dimulai pada 27 Mei di wilayah Hakurk.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk banyak wanita dan anak-anak.

* Ditulis oleh Gozde Bayar

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA