Trump yakin Hongkong dan China bisa selesaikan masalah RUU Ekstradisi

"Saya mengerti alasan demonstrasi itu, tetapi saya yakin mereka akan bisa menyelesaikannya," kata Trump

Trump yakin Hongkong dan China bisa selesaikan masalah RUU Ekstradisi

WASHINGTON 

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan bahwa dia yakin China dan Hong Kong akan dapat menyelesaikan perselisihan rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi, yang memicu protes massal.

Amandemen hukum akan memungkinkan warga Hongkong untuk diekstradisi ke China untuk diadili, yang menurut para demonstran akan membuat banyak orang berisiko diekstradisi ke China dengan tuduhan bermotivasi politik.

Mereka menuntut Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam untuk mengundurkan diri karena masalah tersebut.

"Saya harap semuanya berjalan baik untuk China dan Hong Kong. Saya mengerti alasan demonstrasi itu, tapi saya yakin mereka akan bisa menyelesaikannya. Saya harap mereka bisa menyelesaikannya dengan China," kata Trump, kepada wartawan di Gedung Putih.

Hong Kong diatur dengan paham "satu negara, dua sistem", di mana pemerintah daerah mengawasi urusan dalam negeri, sementara China menentukan kebijakan luar negeri dan pertahanan.

Protes terhadap RUU Ekstradisi berubah menjadi kekerasan pada Rabu ketika polisi menembakkan gas air mata pada demonstran.

Menurut surat kabar lokal South China Morning Post, polisi mencoba membubarkan paksa para demonstran dari kompleks Dewan Legislatif, di mana para legistator memperdebatkan amandemen RUU ekstradisi

Para pengunjuk rasa - sebagian besar para pemuda yang berkemah sejak Selasa malam - membangun barikade logam dalam pertempuran dengan polisi yang dilengkapi perlengkapan anti huru hara.

Demonstrasi ini dianggap sebagai protes yang terbesar sejak Gerakan Payung pro-demokrasi pada 2014, di mana pengunjuk rasa menggunakan payung untuk berlindung dari semprotan merica polisi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA