Trump teken 2 undang-undang, harga minyak mentah merosot

Langkah terbaru AS semakin merenggangkan hubungannya dengan China yang tengah meradang karena perang dagang

Trump teken 2 undang-undang, harga minyak mentah merosot

ANKARA 

Harga minyak mentah merosot saat perdagangan dibuka pada Kamis.

Perkembangan itu terjadi bersamaan dengan penandatanganan undang-undang baru oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendukung para demonstran Hong Kong melawan Beijing.

Sebelumnya, pada Rabu, Trump meneken dua undang-undang, yakni UU Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong dan UU Pelarangan Senjata.

Dengan UU HAM dan Demokrasi, Departemen Luar Negeri AS wajib memastikan bahwa Hong Kong memiliki otonomi yang cukup untuk menjalin hubungan perdagangan dengan AS.

Sementara UU yang kedua melarang penjualan amunisi - seperti gas air mata dan peluru karet - ke polisi Hong Kong.

Beijing merespons keputusan itu dengan mengklaim Washington "memiliki niat jahat".

Langkah terbaru AS semakin merenggangkan hubungannya dengan China yang tengah meradang karena perang dagang.

Perang dagang yang sedang berlangsung ini berdampak buruk pada prospek pertumbuhan ekonomi global, permintaan minyak, dan harga minyak mentah.

Minyak mentah berjangka internasional, Brent, diperdagangkan pada USD 62,80 per barel pada 0710 GMT pada Kamis, yang menunjukkan penurunan 0,44 persen sejak ditutup pada Rabu pada USD 63,08 per barel.

Sementara minyak mentah berjangka Amerika, West Texas Intermediate diperdagangkan pada USD57,87 per barel pada saat yang sama, yang merugi 0,19 persen setelah mengakhiri sesi sebelumnya pada USD57,98 per barel.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA