Toko orang Turki di Austria terkena serangan rasis

Para penyerang memecahkan jendela-jendela toko dan meletakkan patung-patung babi di depan toko milik warga keturunan Turki

Toko orang Turki di Austria terkena serangan rasis

VIENNA 

Sebuah toko milik Engin Karabulut, warga keturunan Turki di kota Bregenz di provinsi Vorarlberg, Austria yang bertahun-tahun membuka usaha di negara tersebut terkena serangan rasis.

Para penyerang memecahkan jendela-jendela toko dan meletakkan patung-patung babi di depan toko Karabulut.

Pemilik toko Karabulut mengatakan kepada Andolu Agency, ini adalah penyerangan kali kedua.

Namun dalam serangan kali ini mereka lebih banyak melakukan pengrusakan.

Karabulut menekankan bahwa isu politik rasis di negara tersebut menyebabkan meningkatnya peristiwa-peristiwa kekerasan serupa.

"Insiden seperti ini akan terus meningkat selama retorika rasis masih berkembang. Saya berpikir bahwa para politisi harus mengurangi prilaku rasis itu," kata dia.

Karabulut yang juga memiliki kewarganegaraan Austria menuturkan, mereka hidup dalam damai selama 40 tahun, namun perkembangan politik dalam beberapa tahun terakhir telah memolarisasi masyarakat di negara tersebut.

“Tak peduli seberapa banyak kami diserang, kami akan tetap tinggal di Austria. Kami selalu menghormati hukum Austria,” ungkap Karabulut.

Karabulut mengatakan dirinya mencintai Austria, para penyerang tak akan bisa mengintimidasi kami dengan serangan seperti itu.

Di sisi lain, polisi sudah menangkap para penyerang setelah melakukan penyelidikan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA