Terobos daerah Azaz, YPG/PKK pasang ranjau untuk pasukan oposisi

YPG/PKK sering melakukan serangan terhadap kelompok oposisi dan melancarkan serangan bom bunuh diri di daerah permukiman sipil

Terobos daerah Azaz, YPG/PKK pasang ranjau untuk pasukan oposisi

AZAZ, Suriah 

Milisi organisasi teroris YPG/PKK yang bersarang di desa Kefr Kashir, utara distrik Tel Rifat, provinsi Aleppo menyelinap ke wilayah Azaz kemudian memasang bom ranjau ke rute jalan-jalan yang akan dilewati pasukan oposisi.

Belakangan ini satu Tentara Pembebasan Suriah (FSA) tewas dan dua lainnya menderita luka berat akibat terkena ledakan bom ranjau saat berpatroli di daerah perbatasan wilayah kekuasaan oposisi.

YPG/PKK yang menguasai daerah Tel Rifat sering melakukan serangan terhadap kelompok oposisi dan melancarkan serangan bom bunuh diri di daerah permukiman sipil.

Organisasi teroris YPG/PKK menduduki wilayah timur laut Suriah seluas sekitar 45 ribu kilometer persegi yang berada antara Sungai Eufrat dan perbatasan Irak.

Sejak 2014, milisi berkekuatan 15 ribu teroris bersenjata itu memperluas wilayah kekuasaannya ke wilayah timur Sungai Eufrat dengan bantuan militer AS.

YPG/PKK menguasai wilayah garis perbatasan Turki-Suriah sepanjang 480 kilometer, dan suku Arab mendominasi sekitar 70 persen dari populasi wilayah perbatasan tersebut.

YPG/PKK telah mencaplok sepertiga wilayah Suriah, hingga kini mereka sudah memaksa sekitar 1,7 juta masyarakat yang sebagian besar terdiri dari suku Arab.

Selain itu, ada juga dari suku Suryani, Kurdi, Turkmen yang meninggalkan tempat tinggal mereka.

YPG/PKK baru-baru ini telah menguasai deposit dan kilang minyak serta gas alam di timur Eufrat yang merupakan terbesar di Suriah.

Sebanyak 60 persen lahan pertanian Suriah, sumber air terbesar dan bendungan pembangkit listrik di negara itu juga diduduki oleh organisasi tersebut.

Departemen Pertahanan AS mengumumkan mereka akan menyiapkan 35 hingga 40 ribu personelnya untuk mempertahankan kendali tetap di wilayah sebelah timur Sungai Eufrat itu.

Turki menentang rencana AS yang dianggap akan mengganti milisi YPG/PKK menjadi tentara reguler di sana.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA