SpaceX jadi kandidat peluncur satelit nasional pertama Turki

SpaceX sangat antusias untuk bekerja dengan Turksat dan mempertimbangkan pesawat ruang angkasa Starship untuk mendukung proyek berikutnya dengan Turksat

SpaceX jadi kandidat peluncur satelit nasional pertama Turki

WASHINGTON

Turksat mengungkapkan bahwa Space Exploration Technologies, atau SpaceX, menjadi kandidat untuk meluncurkan satelit nasional pertama Turki.

Operator satelit Turki saat ini memiliki dua misi untuk meluncurkan satelit dengan SpaceX, dengan perencanaan satelit 5A akan diluncurkan tahun depan.

"Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami, yang kemungkinan akan membuka kesempatan untuk proyek-proyek berikutnya, karena mereka memiliki banyak proyek untuk masa depan ruang angkasa," ujar General Manager Turksat, Cenk Sen, kepada Anadolu Agency, saat Konferensi Satelit 2019 di Washington.

"Mereka akan menjadi salah satu kandidat dalam 6A2 yang merupakan satelit buatan nasional pertama, yang sangat penting bagi Turki," kata Sen.

Menurut Sen, SpaceX sangat antusias untuk bekerja dengan Turksat dan mempertimbangkan pesawat ruang angkasa Starship untuk mendukung proyek berikutnya dengan Turksat.

"Saya pikir kami akan memulai dengan misi Falcon Heavy dan melakukan pekerjaan hebat di sana, kemudian beralih ke kendaraan berikutnya," kata Presiden dan Chief Operating Officer SpaceX Gwynne Shotwell.

Starship adalah pesawat ruang angkasa yang saat ini sedang dikembangkan oleh SpaceX, yang rencananya akan digunakan untuk mengangkut manusia ke Mars.

"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Turksat. Sejauh ini, ini adalah program yang menjanjikan. Kami benar-benar menanti untuk diluncurkan," kata Shotwell.

Tahun lalu, SpaceX berhasil meluncurkan Falcon Heavy, roket paling kuat di dunia, ke luar angkasa.

Falcon Heavy mampu mengangkut kargo seberat 140.000 pound (63.500 kilogram) ke orbit.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA