Sekjen PBB kecam penyerangan tanker minyak di Teluk Oman

"Saya mengutuk keras serangan terhadap kapal sipil tersebut," kata Antonio Guterres

Sekjen PBB kecam penyerangan tanker minyak di Teluk Oman

WASHINGTON

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras serangan terhadap dua kapal tanker minyak di dekat Teluk Oman pada Kamis.

Kedua kapal tanker itu - berbendera Kepulauan Marshal dan Panama - masing-masing berlayar menuju Taiwan dan Singapura dari Qatar dan Arab Saudi.

"Saya menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden keamanan pagi ini di Selat Hormuz. Saya mengutuk keras serangan terhadap kapal sipil," kata Guterres kepada Dewan Keamanan.

Dia menambahkan bahwa fakta harus ditetapkan dan tanggung jawab harus diklarifikasi.

"Jika ada sesuatu yang tidak mampu dilakukan dunia, itu adalah konfrontasi besar di wilayah Teluk," tambah dia.

Sepertiga dari gas alam cair dan seperlima dari konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz setiap hari, menjadikannya jalur transit vital bagi pasokan energi global.

Serangan di dekat selat itu merupakan yang kedua dalam beberapa bulan terakhir.

Akhir bulan lalu, Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak, menghadapi serangan sabotase di dekat perairan teritorialnya.

Amerika Serikat mengklaim bahwa serangan-serangan tersebut dilakukan menggunakan ranjau limpet.

Arab Saudi juga mengatakan drone militer melancarkan serangan ke dua stasiun pompa minyak di pipa Timur-Barat, yang membawa minyak dari Pelabuhan Yanbu di pantai Laut Merah.

Riyadh menuding pemberontak Houthi di Yaman bertanggung jawab atas serangan itu.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA