Sekjen PBB desak "dialog" untuk selesaikan krisis Khasmir

Guterres telah berulang kali bertemu dengan pejabat Pakistan dan India meredakan ketegangan antara kedua negara

Sekjen PBB desak

NEW YORK 

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tetap prihatin dengan ketegangan di Kashmir dan telah mendesak India dan Pakistan untuk secara damai mencari jalan keluar dari krisis tersebut.

Berbicara kepada wartawan di New York pada Selasa, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan Guterres telah berulang kali bertemu dengan pejabat Pakistan dan India dalam beberapa pekan terakhir dalam upaya untuk meredakan ketegangan antara kedua negara.

"Sekretaris jenderal "tetap sangat prihatin dengan potensi eskalasi antara India dan Pakistan atas situasi ini," kata Dujarric.

"Dia mengimbau kedua belah pihak untuk menangani masalah ini melalui dialog dan, seperti yang dikatakan oleh Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia baru-baru ini, situasi di Kashmir hanya dapat diselesaikan dengan penghormatan penuh terhadap hak asasi manusia."

Dujarric menggambarkan ada rangkaian pertemuan dan pembicaraan dengan telepon antara Guterres dan pejabat senior dari India dan Pakistan dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi.

Ketegangan antara New Delhi dan Islamabad meningkat pada 5 Agustus lalu, ketika India mengirim ribuan tentara ke lembah Kashmir, menarik hak-hak khusus untuk wilayah tersebut dan memutus sambungan telepon seluler dan koneksi internet di kawasan itu.

Pakistan dan India sama-sama menguasai sebagian wilayah Himalaya sambil mengklaim wilayah itu sepenuhnya.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA