Satu tentara Turki gugur di Suriah utara

Tentara Turki itu tewas saat sedang menjinakkan bom rakitan di kawasan Suriah utara

Satu tentara Turki gugur di Suriah utara

ANKARA

Satu tentara Turki gugur akibat ledakan ranjau yang dipasang oleh para teroris YPG/PKK di wilayah Operasi Mata Air Perdamaian, Suriah utara.

Dalam pernyataan dari kementerian pertahanan Turki, satu prajurit itu tewas saat sedang menjinakkan bom rakitan di kawasan Suriah utara yang sudah dibersihkan dari para teroris.

Kantor kepala staf militer Turki menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga tentara yang gugur.

Turki bertekad akan menumpas organisasi teroris tersebut hingga ke akar-akarnya.

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris dan memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.

Turki berencana untuk memukimkan kembali 2 juta warga Suriah di zona aman selebar 30 kilometer yang akan didirikan di Suriah, membentang dari Sungai Eufrat ke perbatasan Irak, termasuk Manbij.

Namun, kehadiran kelompok teroris seperti PKK, PYD dan YPG mengancam keamanan zona tersebut.

Turki telah membersihkan area seluas 4.000 kilometer persegi di Suriah dari kelompok-kelompok teroris dalam dua operasi lintas-perbatasan.

Sejak 2016, Turki telah melakukan dua operasi militer besar di Suriah barat laut - Operas Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun - untuk membersihkan wilayah dari kelompok teroris Daesh dan YPG.

PKK merupakan organisasi teroris yang diakui oleh Turki, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Organisasi teroris itu bertanggung jawab atas kematian lebih dari 1.200 personil keamanan (tentara dan polisi) dan warga sipil Turki, termasuk wanita dan anak-anak.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA