Rusia akan angkat isu penangkapan Assange di platform global

Pendiri WikiLeaks ditangkap dengan mengabaikan martabat manusiawinya, kata juru bicara kementerian luar negeri Rusia

Rusia akan angkat isu penangkapan Assange di platform global

MOSKOW 

Rusia pada Kamis mengatakan akan mengangkat kasus penangkapan pendiri WikiLeaks Julian Assange di platform internasional.

"Kelompok-kelompok jurnalis internasional harus angkat bicara tentang hal yang belum pernah terjadi sebelumnya ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova pada konferensi pers di Moskow.

"Seluruh cerita tentang pemburuan dan pemancingannya, penciptaan kondisi yang tidak manusiawi, dikubur dengan mengabaikan kebebasan berbicara dan penyebaran informasi. Ini merupakan pukulan terhadap hak-hak jurnalis," ujar Zakharova.

Dia juga mengecam penangkapan Assange sesaat setelah meninggalkan Kedutaan Besar Ekuador, menambahkan bahwa hal itu dilakukan dengan mengabaikan martabat manusiawinya.

Ketika ditanya soal Sudan dan pengunduran diri presiden Omar al-Bashir, Zakharova meminta para pihak untuk menemukan solusi damai berdasarkan konsensus nasional.

"Moskow berharap semua kekuatan politik Sudan, serta lembaga penegak hukum, agar bertindak secara bertanggung jawab untuk menstabilkan situasi secepat mungkin dan mencegah eskalasi lebih lanjut," ujar dia.

Suriah dan teroris PKK / YPG

Zakharova juga membahas situasi di sejumlah negara Timur Tengah.

Dia mengatakan Rusia dan Turki melanjutkan upaya yang terkoordinasi untuk mengurangi ketegangan di sekitar zona demiliterisasi di provinsi Idlib, Suriah.

Zakharova meminta AS untuk memerintahkan SDF - nama yang digunakan Washington untuk PKK/YPG - membiarkan pengungsi meninggalkan kamp Al-Hol Suriah, mengatakan bahwa kurangnya kebutuhan primer termasuk makanan dan air akan memicu bencana kemanusiaan.

Dia juga mengutuk keras keputusan AS untuk menetapkan Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.

"Keputusan itu cocok dengan kebiasaan AS untuk menjelekkan Iran dan memberikan tekanan maksimum padanya," ujar Zakharova.

Menanggapi kemenangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada pemilu 9 Qpril, Maria Zakharova mengatakan bahwa Moskow yakin pemerintah baru Israel akan menjaga hubungan baik dengan Rusia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA