Ratusan ribu demonstran separatis padati jalanan Barcelona

Jajak pendapat menunjukkan dukungan Catalan untuk kemerdekaan menurun dalam dua tahun terakhir

Ratusan ribu demonstran separatis padati jalanan Barcelona

OVIEDO, Spanyol

Ratusan ribu demonstran berduyun-duyun memenuhi jalanan di Barcelona pada Rabu malam untuk menegaskan kembali seruan mereka bagi kemerdekaan Catalonia dari Spanyol.

Menurut polisi Barcelona, sekitar 600.000 demonstran berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Unjuk rasa itu bertepatan dengan La Diada, hari libur regional untuk memperingati runtuhnya Barcelona selama Perang Suksesi Spanyol pada 11 September 1714.

Sejak 2012, hari peringatan tersebut telah digunakan sebagai aksi unjuk kekuatan oleh para aktivis pro-kemerdekaan.

Meskipun masih cukup besar, jumlah demonstran tahun ini turun ke angka terendah sejak 2011.

Pada 2017 dan 2018, polisi Barcelona memperkirakan 1 juta orang turun ke jalan, sedangkan pada 2014 polisi memperkirakan 1,8 juta pengunjuk rasa berpartisipasi.

La Diada tahun ini diperingati hanya beberapa minggu sebelum hakim Spanyol memberikan hukuman kepada 12 pemimpin Catalan yang terlibat dalam referendum ilegal dan upaya kemerdekaan yang gagal pada 2017.

Sembilan politisi dan aktivis pro-kemerdekaan saat ini tengah menunggu putusan pengadilan di penjara, sementara yang lain, termasuk mantan perdana menteri Carles Puigdemont, melarikan diri dari negara itu dan tidak dapat kembali karena berisiko ditangkap.

Sejumlah pemimpin menghadapi dakwaan pemberontakan dan jaksa menuntut hukuman penjara tujuh hingga 25 tahun.

"Jika kita masih belum bebas, itu karena kita masih belum menyelesaikan perjalanan ... separatisme belum dikalahkan," kata Quim Torra, presiden Catalonia saat ini, dalam pidato resminya dalam pembukaan La Diada.

Dia juga menganjurkan agar warga Catalonia menggunakan haknya untuk menentukan nasibnya sendiri.

Sementara separatisme masih merupakan kekuatan politik utama di Catalonia, jajak pendapat menunjukkan bahwa dukungan untuk kemerdekaan menurun dalam dua tahun terakhir.

Dalam survei opini publik Catalan pada Juli, 44 persen responden mengatakan mereka mendukung kemerdekaan Catalan, sementara 48 persen lainnya mengatakan mereka lebih suka menjadi bagian dari Spanyol.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA