Raja Spanyol berdialog dengan politisi untuk hindari pemilu ulang

Spanyol akan menghadapi pemilihan nasional keempat dalam empat tahun

Raja Spanyol berdialog dengan politisi untuk hindari pemilu ulang

SPANYOL 

Raja Spanyol Felipe VI membuka putaran baru pembicaraan dengan para politisi Spanyol pada Senin, dalam upaya terakhir untuk menghindari pemilihan ulang.

Jika pemerintahan tak juga dibentuk dalam satu minggu, hukum Spanyol akan secara otomatis mengharuskan pemilu ulang dan menyeret warga Spanyol kembali ke pemilihan nasional untuk keempat kalinya sejak 2015.

Dalam pemilihan nasional terakhir pada April, Partai Sosialis yang dipimpin oleh Pedro Sanchez memenangkan minoritas.

Tetapi, mereka membutuhkan dukungan Parlemen dari Partai Podemos Unidas dan politisi nasionalis untuk membentuk pemerintahan resmi.

Jika Podemos dan kaum sosialis mampu mencapai kesepakatan minggu ini, pemilihan ulang bisa dihindari karena kelompok-kelompok nasionalis telah menyuarakan dukungan mereka untuk pemerintah sayap kiri.

Namun, Podemos menuntut pemerintah koalisi, meskipun hanya untuk masa percobaan, sementara Pedro Sanchez serta Partai Sosialisnya menolak untuk membentuk pemerintahan bersama.

Jika tidak ada satu pun partai yang bergerak, pemilihan ulang akan diadakan pada 10 November.

Pada Senin dan Selasa, Raja Spanyol telah memanggil para politisi untuk melihat apakah ada kemungkinan membentuk pemerintahan pada waktu-waktu terakhir.

Felipe VI akan bertemu dengan masing-masing pihak dan terakhir akan berbicara dengan Sanchez.

Jika dia melihat kemungkinan tercapainya kesepakatan, Raja Felipe VI akan mengadakan sesi Parlemen, di mana mayoritas politisi akan memberikan suara untuk membentuk pemerintahan resmi.

Sebuah survei yang dilakukan pada oleh Pusat Investigasi Sosiologis (CIS) Spanyol menunjukkan bahwa dukungan untuk Sanchez meningkat empat poin sejak pemilihan terakhir.

Analis dan kritikus mengatakan bahwa Sanchez mungkin bertaruh pada pemilihan ulang untuk mengurangi ketergantungan kaum Sosialis pada partai politik lainnya.

Namun, tampaknya sangat tidak mungkin bagi kaum Sosialis untuk bisa memerintah sendirian.

Survei yang sama juga menunjukkan bahwa popularitas Podemos turun sekitar empat persen sejak pemilihan.

Meskipun begitu, survei CIS itu tidak memperhitungkan ketidakmampuan sayap kiri untuk membentuk pemerintahan adalah penyebab pemilihan ulang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA