Qatar kembali pimpin pasar ekspor LNG

Negara Teluk adalah eksportir LNG terbesar pada 2018, sementara importir utama adalah Jepang, lapor BP

Qatar kembali pimpin pasar ekspor LNG

ANKARA

Qatar mempertahankan dominasinya atas pasar gas alam cair internasional, setelah mengekspor 104,8 miliar meter kubik LNG tahun ini, menurut laporan Tinjauan Statistik British Petroleum (BP) Energi Dunia 2019.

Pasar LNG utama negara Teluk adalah wilayah Asia-Pasifik dengan total 77,3 miliar meter kubik. Penerima utama LNG Qatar adalah Korea Selatan, 19,6 miliar meter kubik, sementara India mengimpor 14,8 miliar meter kubik. Negara tersebut juga mengekspor LNG ke Uni Eropa 22,6 miliar meter kubik.

Menurut laporan BP, eksportir LNG terbesar kedua tahun lalu adalah Australia, 91,8 miliar meter kubik. Diikuti oleh Malaysia 33 miliar meter kubik dan AS 28,4 miliar meter kubik.

Sedang penerima terbesar LNG Australia adalah wilayah Asia, terutama Jepang dengan kapasitas 39,1 miliar meter kubik, diikuti oleh China 32,1 miliar meter kubik dan Korea Selatan 10,8 miliar meter kubik.

Satu-satunya penerima LNG Australia selain kawasan Asia adalah Uni Emirat Arab, dengan 0,2 miliar meter kubik pada 2018.

AS diperkirakan akan meningkatkan kapasitas ekspor LNG-nya di tahun-tahun mendatang, karena pembangunan satu terminal LNG memakan waktu setiap empat tahun.

- Jepang importir terbesar

Target utama pasar LNG global adalah Asia Pasifik, terutama Jepang dengan impor 113 miliar meter kubik.

Diikuti oleh China, Korea Selatan dan India, masing-masing mengimpor 73,5 miliar meter kubik, 60,2 miliar meter kubik dan 30, 6 miliar meter kubik.

Di Eropa, importir utama LNG adalah Spanyol, 15 miliar meter kubik, sementara Turki membeli 11,5 miliar meter kubik.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA