Protes anti-pemerintah di Irak berujung bentrok, 8 demonstran tewas

Setidaknya 285 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam gelombang kedua demonstrasi anti-pemerintah di Irak sejak 1 Oktober.

Protes anti-pemerintah di Irak berujung bentrok, 8 demonstran tewas

BAGHDAD

Setidaknya delapan orang tewas dalam bentrokan selama protes anti-pemerintah di Irak pada Sabtu, kata sumber medis setempat, Minggu.

Pasukan anti huru hara menembaki para pengunjuk rasa yang berusaha mencapai Zona Hijau yang dijaga ketat di Ibu Kota Baghdad.

"Tujuh orang terbunuh dan sekitar 90 lainnya cedera ketika [pasukan keamanan] menggunakan tembakan dan tabung gas air mata untuk membubarkan mereka," kata seorang sumber medis.

Seorang demonstran lain meninggal setelah sebelumnya terluka dalam bentrok dengan petugas keamanan di Kota Basra.

Setidaknya 285 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam gelombang kedua demonstrasi anti-pemerintah di Irak sejak 1 Oktober.

Irak telah diguncang gelombang protes sejak bulan lalu yang menentang praktik korupsi, tingginya angka pengangguran dan minimnya layanan dasar.

Menurut Bank Dunia, tingkat pengangguran kaum muda Irak mencapai sekitar 25 persen. Selain itu, Irak juga merupakan negara paling korup ke-12 di dunia.

Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia mengungkapkan bahwa setidaknya 260 orang tewas dan 12.000 lainnya terluka sejak aksi protes dimulai pada 25 Oktober.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA