PM Pakistan pernah hubungi Presiden Joko Widodo terkait Kashmir

Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah mengatakan komunikasi tersebut dilakukan pada 11 Januari 2019 lalu

PM Pakistan pernah hubungi Presiden Joko Widodo terkait Kashmir

JAKARTA

Kementerian Luar Negeri Indonesia membenarkan bahwa Perdana Menteri Pakistan Imran Khan pernah menghubungi Presiden Joko Widodo melalui sambungan telepon untuk membahas permasalahan Kashmir. 

Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah mengatakan komunikasi tersebut dilakukan pada 11 Januari 2019 lalu.

Dalam komunikasi itu, Presiden Joko Widodo kata Faizasyah mendorong agar Pakistan dan India untuk menyelesaikan permasalahan Kashmir melalui diplomasi bilateral.

"Kita menggarisbawahi kembali agar Pakistan dan India membuka dialog dan komunikasi," ujar Faizasyah kepada Anadolu Agency pada Kamis.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan resmi Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia, PM Pakistan Imran Khan menghubungi Presiden Joko Widodo untuk memberikan infromasi mengenai kondisi di Kashmir.

Komunikasi tersebut merupakan salah satu langkah PM Pakistan untuk menjelaskan kepada pemimpin dunia mengenai sikap India baru-baru ini yang menurut Pakistan melanggar resolusi DK PBB dan hukum internasional.

PM Pakistan dalam keterangan resmi tersebut menyampaikan kepada Jokowi -sapaan akrab Joko Widodo- bahwa penindasan terhadap pasukan keamanan India meningkat dan berpotensi membunuh banyak masyarakat Kashmir yang tidak bersalah.

Amir Khan meminta komunitas internasional untuk bersikap dan membantu penyelesaian perselisihan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA