Petinggi militer AS, Turki bahas Suriah dan kerja sama

- Dua petinggi membahas situasi keamanan di Suriah dan pentingnya kerja sama AS-Turki di kawasan itu, kata Pentagon

Petinggi militer AS, Turki bahas Suriah dan kerja sama

WASHINGTON

Pentagon pada Kamis mengatakan Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat dan kepala Staf Umum Turki bertemu untuk membahas Suriah dan kerja sama antara kedua negara.

Juru bicara Pentagon Kolonel DeDe Halfhill mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Jenderal Mark Milley berbicara dengan Jenderal Yasar Guler melalui telepon pada Rabu, hari yang sama saat Turki meluncurkan operasi militer ketiga melawan teroris di Suriah utara.

"Kedua pemimpin membahas situasi keamanan di Suriah dan pentingnya kerja sama AS-Turki di kawasan itu," ujar Halfhill.

Dia juga mengatakan bahwa kedua negara menikmati hubungan militer-ke-militer yang kuat dan berkelanjutan sebagai anggota kunci NATO.

Trump pada Minggu mengumumkan penarikan pasukan AS menjelang Operasi Mata Air Perdamaian Turki, sebuah langkah yang memicu perlawanan keras dari Capitol Hill.

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada Rabu untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.

*Kasim Ileri berkontribusi pada berita ini

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA