Pemimpin dunia janjikan miliaran dolar untuk selamatkan hutan Afrika

Emmanuel Macron bergabung dengan para pemimpin Afrika di Majelis Lingkungan PBB di ibu kota Kenya, Nairobi

Pemimpin dunia janjikan miliaran dolar untuk selamatkan hutan Afrika

Magdalene Mukami dan Andrew Wasike

NAIROBI, Kenya 

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis bergabung dengan presiden Kenya dan kepala negara lainnya untuk membuka sidang KTT Majelis Lingkungan PBB di kantor Lingkungan PBB Afrika di Nairobi, Kenya.

Macron memulai pidatonya dengan menyampaikan bela sungkawa atas jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines awal pekan ini.

"Mereka adalah anak-anak kita, sembilan orang Prancis, sejumlah anggota dari Sekretariat dan LSM yang hadir di sini," katanya.

"Banyak warga Kenya dan lainnya yang tewas dalam kecelakaan ini karena mereka bekerja untuk lingkungan dan saya ingin menyampaikan pengakuan khusus pada kenangan tentang mereka," tambah Macron.

Dia bergabung dengan para pemimpin dunia yang berkumpul di KTT dan organisasi lain seperti Bank Dunia dalam menjanjikan miliaran dolar untuk pelestarian hutan Afrika, yang terus berkurang dengan cepat karena penebangan dan perubahan iklim.

Presiden Kenya Uhuru Kenyatta berkomitmen negaranya akan mencapai minimum 10 persen dalam perlindungan hutan dengan alasan bahwa investasi pengelolaan berkelanjutan dalam konservasi hutan adalah salah satu intervensi paling efektif untuk memerangi perubahan iklim di Kenya.

"Hutan itu seperti lautan, paru-paru yang membuat planet ini tetap hidup,” ujar Kenyatta.

Kantor Kenyatta mengatakan bahwa Bank Dunia menjanjikan USD12 miliar untuk mendanai proyek adaptasi dan ketahanan iklim di Afrika selama lima tahun ke depan.

Presiden Bank Pembangunan Afrika Akinwumi Adesina mengatakan banknya berkomitmen menyediakan USD25 miliar untuk pendanaan iklim selama lima tahun ke depan untuk mengatasi masalah perubahan iklim.

Pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Madagaskar Andry Rajoelina, Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena dan Presiden Republik Demokratik Kongo Felix Tshisekedi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA