Pemerintah Irak blokir layanan internet karena aksi protes

Akses layanan data internet dihentikan di sejumlah kota di Irak di tengah aksi protes yang penuh kekerasan

Pemerintah Irak blokir layanan internet karena aksi protes

BAGHDAD 

Pemerintah Irak memblokir layanan internet di ibu kota Irak Baghdad dan kota-kota di wilayah tengah dan selatan negaranya.

Akses layanan internet dihentikan di sejumlah kota di Irak di tengah aksi protes yang penuh kekerasan di ibu kota Baghdad.

Para pengunjuk rasa Irak memblokir sejumlah jembatan dan jalan utama di Zona Hijau di ibu kota.

Pasukan keamanan menembakkan peluru tajam ke arah demonstran di banyak titik di Baghdad.

Ricuh juga terjadi di Provinsi Babel, Dhi Qar, Muthanna, Diwaniya, Wasit dan Maysan di Irak Selatan dan Irak Tengah.

Irak telah diguncang gelombang protes sejak bulan lalu yang menentang praktik korupsi, tingginya angka pengangguran, dan minimnya layanan dasar.

Kemarahan warga Irak meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena tingginya angka pengangguran dan korupsi yang merajalela.

Banyak warga tidak memiliki akses ke layanan dasar seperti listrik dan air bersih.

Menurut Bank Dunia, Irak memiliki tingkat pengangguran di kalangan pemuda sekitar 25 persen.

Negara itu juga menempati peringkat ke-12 sebagai negara paling korup di dunia berdasarkan hasil survei sejumlah organisasi transparansi.

Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia mengungkapkan bahwa setidaknya 260 orang tewas dan 12.000 lainnya terluka sejak aksi protes dimulai pada 25 Oktober.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA