Pemberontak ADF tewaskan 10 sipil di Kongo

Milisi pemberontak ADF menargetkan keluarga pasukan yang bertugas di Misi Stabilitas PBB (MONUSCO)

Pemberontak ADF tewaskan 10 sipil di Kongo

DAKAR

Sepuluh warga sipil tewas akibat serangan kelompok separatis warga Uganda di provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo.

Media lokal melaporkan kelompok separatis asal Uganda, Pasukan Aliansi Demokratik (ADF) menyerang desa Mavivi dan daerah sekitarnya di kota Beni pada Selasa malam.

Kepala desa Gervais Makofi Bukuka mengungkapkan para penyerang membunuh 10 warga sipil, lima di antaranya anak-anak. Selain itu, dua lainnya menderita luka-luka dalam serangan itu.

Bukuka menjelaskan sebelum meninggalkan daerah itu usai melakukan penyerangan, milisi ADF mencuri makanan, barang berharga, dan hewan di desa tersebut.

Otoritas militer di wilayah itu mengungkapkan bahwa pemberontak ADF menargetkan keluarga pasukan yang bertugas di Misi Stabilitas PBB (MONUSCO).

Setelah tentara mendapat bala bantuan, para pemberontak melarikan diri ke desa tetangga.

Saat ini para tentara sedang mengejar para pemberontak.

Pemberontak ADF aslinya berasal dari Uganda, di mana mereka berusaha menggulingkan pemerintahan tahun 1990-an tetapi kalah oleh tentara Uganda dan melarikan diri ke hutan Republik Demokratik Kongo.

Pemberontak ADF dibentuk di Uganda pada 1990-an yang dituduh didirikan untuk menggulingkan Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Namun, ketika para pemberontak terpojok, mereka melarikan diri ke hutan-hutan Republik Demokratik Kongo, di mana mereka terus menyerang warga sipil.

Sejak pemberontak ADF pindah dari Uganda ke Republik Demokratik Kongo, mereka telah membunuh ribuan orang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA