Mesir deportasi warga negara Jerman untuk kedua kalinya dalam seminggu

Pemerintah Mesir mengatakan orang-orang yang dideportasi memiliki hubungan dengan Daesh

Mesir deportasi warga negara Jerman untuk kedua kalinya dalam seminggu

KAIRO 

Pihak berwenang Mesir pada Senin kembali mendeportasi warga negara ganda Jerman-Mesir atas dugaan terlibat dengan kelompok teroris Daesh, menurut kantor berita resmi MENA.

Issa Mohammed Sabbagh (19) ditangkap sesaat setelah dia tiba di kota Luxor dari Jerman, kata MENA tanpa memberikan tanggal pasti penangkapannya.

Kantor berita itu mengatakan Sabbagh memeluk ideologi Daesh dan membawa peta Semenanjung Sinai utara.

Semenanjung Sinai menjadi pusat pemberontakan militan sejak pertengahan 2013 ketika Mohamed Morsi - presiden pertama Mesir yang dipilih secara bebas - digulingkan dalam kudeta militer.

Pada Jumat, Mesir mendeportasi Mahmoud Izzat Abdul Aziz (24), pria berkewarganegaraan ganda Jerman-Mesir, karena dicurigai memiliki hubungan dengan Daesh.

Abdul Aziz kemudian muncul dalam sebuah rekaman video yang membantah hubungannya dengan Daesh.

Pekan lalu, media Jerman melaporkan bahwa pihak berwenang Jerman sedang mencari dua warga negara Jerman di Mesir yang dinyatakan hilang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA