Menteri Afrika bertemu bahas sektor energi

Industri energi adalah mesin ekonomi di benua Afrika, kata direktur Konferensi Minyak dan Energi Afrika

Menteri Afrika bertemu bahas sektor energi

JOHANNESBURG

Menteri perminyakan dari seluruh Afrika dan para pemimpin sektor minyak dan energi bertemu di Cape Town untuk membahas masa depan sektor energi benua itu pada konferensi tahunan Minyak dan Energi Afrika (AOP).

Menurut sebuah pernyataan, konferensi yang dimulai pada Rabu dengan tema #BuatEnergiBerfungsi membahas peran substansial yang dimainkan sektor energi dan bagaimana memberdayakan sektor-sektor lain dalam membangun ekonomi yang berkembang dan kompetitif.

“Industri energi adalah mesin ekonomi benua Afrika. Kita harus dan kita dapat melakukan lebih banyak untuk menarik lebih banyak investasi,” kata Guillaume Doane, direktur AOP, pada pembukaan konferensi.

Selama pidatonya, Doane juga menantang para pembuat keputusan industri dengan pertanyaan-pertanyaan penting yang diperlukan oleh Afrika untuk mencapai kesejahteraan.

Dia bertanya apakah investor siap menjadikan Afrika prioritas utama mereka dalam program pengeluaran dan apakah pemerintah Afrika siap melakukan apa yang diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi investor untuk masuk.

‘‘Sekarang saatnya bagi Afrika untuk menjadi tujuan utama investasi energi global,” ujar Doane.

Menteri Pertambangan dan Hidrokarbon Guinea Ekuatorial Gabriel Mbaga Obiang Lima mengatakan masa depan sumber daya di Afrika adalah gas.

“Sektor energi sangat penting dalam pertumbuhan Afrika. Minyak dan gas baik untuk Afrika,” ungkap Gabriel dalam pidatonya.

Afrika terus menjadi salah satu wilayah teratas dalam penemuan minyak dan gas skala besar.

Tiga tahun lalu, lima dari 10 penemuan minyak terbesar terjadi di benua itu.

Konferensi akan berakhir pada 11 Oktober dengan peluncuran laporan investasi "Seri Energi Afrika" di Angola, Senegal dan Afrika Selatan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA