LSM: Ada kemajuan dalam dialog tahanan Palestina

Dialog kemungkinan menghasilkan kesepakatan untuk pertama kalinya memasang telepon umum di penjara-penjara Israel

LSM: Ada kemajuan dalam dialog tahanan Palestina

RAMALLAH 

Sebuah LSM Palestina mengatakan dialog antara tahanan Palestina yang mogok makan dengan pihak Layanan Penjara Israel (IPS) mengalami kemajuan, Senin.

Puluhan napi Palestina di penjara-penjara Israel melakukan aksi mogok makan terbuka, yang sejauh ini telah berlangsung selama delapan hari berturut-turut.

"IPS telah setuju untuk memasang telepon umum untuk pertama kalinya di dalam penjara," kata Lembaga Penjara Palestina dalam sebuah pernyataan.

Sebuah sesi pembicaraan akan diadakan pada Senin antara perwakilan tahanan dan IPS di penjara Rimon, yang kemungkinan menghasilkan perjanjian yang akan mengakhiri mogok makan.

Aksi mogok makan itu dipicu oleh keputusan Israel untuk melengkapi penjara dengan perangkat pengacau sinyal dengan tujuan nyata mencegah narapidana menyelundupkan ponsel ke fasilitas penahanan.

Sementara itu, tahanan Palestina mengatakan bahwa perangkat pengacau sinyal menimbulkan risiko kesehatan yang serius.

Menurut Komite Urusan Narapidana Palestina yang berbasis di Ramallah, jumlah total warga Palestina yang kini berada dalam tahanan Israel berjumlah 5.700, termasuk wanita dan anak-anak.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA