Lihat Pemenggalan dan Bom, Anak-anak Suriah Menderita

Anak anak yang melarikan diri dari Raqqa, Suriah, tersiksa selama bertahun tahun karena hidup di bawah kekuasaan dan kekekejaman ISIS yang berpuncak pada serangkaian serangan bom di kota tersebut. Melansir CNN, Senin (28 8 2017), menurut organisasi amal

Lihat Pemenggalan dan Bom, Anak-anak Suriah Menderita

SURIAH, FOKUSJabar.com: Anak-anak yang melarikan diri dari Raqqa, Suriah, tersiksa selama bertahun-tahun karena hidup di bawah kekuasaan dan kekekejaman ISIS yang berpuncak pada serangkaian serangan bom di kota tersebut. Melansir CNN, Senin (28/8/2017), menurut organisasi amal Save the Children, anak-anak itu bisa jadi butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa sembuh dari luka psikologis akibat ISIS. Raashida (13) yang kini berada di sebuah kamp pengungsi di utara Raqq, setelah Melarikan diri bersama keluarganya tiga bulan lalu, mengatakan melihat ISIS memenggal orang didepan anak anak. "ISIS memenggal orang dan meninggalkan tubuhnya di tanah. Kami melihat itu dan kami tidak tahan," kata Raashida. "Saya ingin tidur tapi tidak bisa karena mengingat apa yang saya lihat. Dan saya tidak bisa tidur--saya akan terus terjaga karena takut," tambahnya Organisasi internasional tersebut mewawancarai anak-anak dan keluarga yang melarikan diri dari kota itu. Raqqa sendiri kini dalam keadaan hancur lebur setelah menjadi medan tempur antara kelompok teror dan pasukan Suriah yang didukung AS. "Anak-anak Raqqa mungkin tampak normal di luar, tapi di dalam banyak dari mereka tersiksa karena apa yang mereka lihat," kata direktur Save the Children, Sonia Khush dikutip AFP, Minggu (27/8/2018). Hingga 25 ribu orang, separuhnya anak-anak, kini masih terjebak di Raqqa sementara pasukan pemerintah terus melancarkan serangan. (Agung)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA