Liga Arab: Pemindahan Kedubes Moldova ke Yerusalem serangan terbuka terhadap Palestina

Liga Arab menekankan bahwa masalah Yerusalem akan tetap menjadi ukuran utama yang menentukan hubungan internasional negara-negara Arab

Liga Arab: Pemindahan Kedubes Moldova ke Yerusalem serangan terbuka terhadap Palestina

KAIRO 

Liga Arab mengungkapkan keputusan pemindahan Kedutaan Moldova dari Tel Aviv ke Yerusalem adalah serangan terbuka terhadap hak-hak rakyat Palestina.

"Keputusan Moldova untuk memindahkan Kedutaan Besar Tel Aviv ke Yerusalem adalah serangan terbuka terhadap hak-hak Palestina dan keputusan itu menjadikan negara tersebut mitra Israel dalam penyerangan terhadap rakyat Palestina," ungkap Liga Arab dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pernyataan itu meminta pemerintah Moldova menarik kembali keputusannya itu, karena akan berdampak negatif pada hukum internasional dan hubungannya dengan negara-negara Arab.

Liga Arab menekankan bahwa masalah Yerusalem akan tetap menjadi ukuran utama yang menentukan hubungan internasional negara-negara Arab.

Pada Selasa kemarin Perdana Menteri Moldova, Pavel Filip mengumumkan pihaknya memindahkan Kedutaan Besar negaranya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk keputusan Moldova melalui sebuah pernyataan tertulis.

Pada akhir 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi pemimpin pertama yang mengumumkan niatnya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah langkah yang memicu kecaman dari seluruh penjuru dunia.

Pada Mei 2018, AS melaksanakan keputusan itu dengan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Yerusalem menjadi poros konflik Timur Tengah selama puluhan tahun, di mana Palestina mengharapkan Yerusalem Timur pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA