Kerusuhan meningkat di Sudan, demonstran blokir jalanan ibu kota

Unjuk rasa digelar sehari setelah enam orang tewas dalam baku tembak di dekat sebuah kamp protes utama di Khartoum

Kerusuhan meningkat di Sudan, demonstran blokir jalanan ibu kota

KHARTOUM

Para pengunjuk rasa Sudan memblokir jalan-jalan utama ibu kota pada Selasa, sehari setelah enam orang tewas dalam baku tembak di dekat sebuah kamp protes utama di Khartoum.

Selain membuat lalu lintas ibu kota macet, demonstran juga membakar ban di sepanjang jalan.

Kerusuhan meningkat beberapa jam setelah enam orang - termasuk lima demonstran - tewas diserang kelompok bersenjata.

Pada Selasa, Asosiasi Profesional Sudan (SPA), yang mempelopori aksi protes, meminta demonstran untuk berkumpul di kamp protes itu.

"Tugas moral kita hari ini adalah menyelesaikan dan melindungi revolusi kita," ujar SPA dalam sebuah pernyataan.

Pada Senin, Dewan Transisi Militer (MTC) yang berkuasa di Sudan mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan aliansi oposisi Freedom and Change tentang "struktur pemerintahan" dan "otoritas transisi".

Bulan lalu, militer menggulingkan Presiden Omar al-Bashir yang telah berkuasa selama 30 tahun.

MTC saat ini mengawasi "masa transisi" yang akan berlangsung selama dua tahun.

Sementara itu, para demonstran bersikukuh menuntut dewan militer yang berkuasa menyerahkan otoritas sesegera mungkin kepada badan sipil.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA