Kantor berita Asia-Pasifik gelar pertemuan di Korea Selatan

Anadolu Agency mengecam kelompok teroris YPG/PKK yang mana mereka menggunakan foto-foto berbagai kantor berita untuk melakukan disinformasi terhadap Operasi Mata Air Perdamaian

Kantor berita Asia-Pasifik gelar pertemuan di Korea Selatan

ANKARA

Pertemuan tahunan Organisasi Kantor Berita Asia-Pasifik (OANA) ke-17 yang diselenggarakan oleh kantor berita Korea Selatan Yonhap dimulai sejak Kamis di ibu kota Seoul.

Dewan direksi OANA untuk periode 2019-2022 dan ketua OANA untuk periode 2022-2025 akan dipilih pada pertemuan yang berlangsung selama tiga hari itu.

Sementara Yonhap akan memimpin OANA selama tiga tahun ke depan, mengambil alih posisi yang sebelumnya dipegang Kantor Berita Azerbaijan (AzerTAc).

Empat puluh empat lembaga anggota OANA dari 35 negara serta para pengamat dari Kongres Dunia untuk Kantor Berita (NAWC), Serikat Kantor Berita Mediterania (AMAN), dan Federasi Atlantik untuk kantor berita Afrika (FAAPA) turut hadir dalam KTT itu.

Muhammet Salih Demirkan, wakil ketua dewan majelis Anadolu Agency dan Wakil Direktur Jenderal Mustafa Ozkaya mewakili lembaganya pada pada pertemuan tersebut.

Anadolu Agency yang menjadi sumber berita utama Turki akan menjabat jadi wakil ketua OANA pada periode 2019-2022.

Anadolu Agency lawan kampanye hitam kelompok teroris

Dalam pertemuan tersebut, Ozkaya mengecam kelompok teroris YPG/PKK yang mana mereka menggunakan foto-foto berbagai kantor berita untuk melakukan disinformasi terhadap Operasi Mata Air Perdamaian, operasi anti-teror yang diluncurkan Turki di Suriah utara bulan lalu.

Pada sesi presentasi dari masing-masing negara, Ozkaya menceritakan bagaimana Anadolu Agency melawan berita palsu tentang Operasi Mata Air Perdamaian dan pihaknya berhasil menangkis propaganda para teroris dengan usaha yang besar.

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Selama pertemuan tersebut sejumlah perwakilan dari media internasional dan akademisi yang membuat berbagai presentasi dalam konferensi berjudul "Tantangan Baru untuk Jurnalisme: Inovasi Teknologi dan Isu Kepercayaan”.

Pameran foto "Lens Tells the Truth" juga menampilkan pilihan gambar yang diambil oleh kantor berita anggota OANA dalam kategori berita, budaya, kehidupan sehari-hari.

OANA yang diprakarsai oleh UNESCO itu didirikan pada tahun 1961 untuk menyediakan pertukaran berita secara langsung dan gratis antara kantor-kantor berita di wilayah yang memiliki lebih dari setengah populasi dunia.

Anadolu Agency bergabung dengan OANA pada tahun 1978.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA