Jasad 3 migran ilegal ditemukan di barat laut Turki

Migran ilegal ditemukan mati kedinginan di sejumlah desa-desa perbatasan di provinsi Edirne

Jasad 3 migran ilegal ditemukan di barat laut Turki

EDIRNE, Turki 

Jenazah dari tiga orang yang dianggap migran gelap ditemukan di tiga desa perbatasan berbeda di provinsi Edirne, barat laut Turki, menurut petugas keamanan, Selasa.

Jasad seorang migran - yang diduga berasal dari Afghanistan - ditemukan di desa Serem, sementara dua jenazah migran lainnya ditemukan di desa Akcadam dan Adasarhanli, kata petugas yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.

Semua migran tersebut diperkirakan mati beku dan mayat mereka dikirim ke Lembaga Kedokteran Forensik Istanbul untuk mengetahui penyebab kematian.

Afghan Jamalvddin Malangi (29), yang mengaku mengenal salah satu migran yang mati kedinginan, berbicara kepada wartawan di provinsi itu.

Malangi, yang ditahan oleh pasukan gendarmerie di perbatasan dengan Yunani, menceritakan bagaimana mereka sampai ke Yunani dengan menyeberangi Sungai Meric, sebelum kemudian dikirim kembali ke Turki oleh tentara Yunani.

“Kami berjalan ke sebuah desa dekat hutan di Yunani. Kami meminta bantuan dengan mengetuk pintu-pintu rumah di desa itu," katanya.

"Ketika itu, polisi Yunani datang dan menangkap kami. Pertama mereka membawa kami ke kantor polisi dan kemudian ke tepi sungai. Mereka menyuruh kami naik ke kapal dan mengirim kami kembali ke Turki," cerita Malangi.

Setelah melarikan diri dari kesulitan di Afghanistan, dia mengatakan bahwa penganiayaan yang mereka hadapi itu menyedihkan.

"Tentara Yunani tidak memiliki belas kasihan," katanya, sembari memuji sikap tentara Turki lebih murah hati.

Turki telah menjadi rute utama bagi para pengungsi yang mencoba menyeberang ke Eropa sejak awal perang sipil di Suriah.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA