Jadi Tuan Rumah 7 Cabor Asian Games 2018, Jabar Sudah Siap

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan kesiapan tempat pertandingan (venue) cabang olahraga yang akan digunakan untuk Asian Games tahun 2018 mendatang. Pasalnya, sebagian besar venue yang digunakan merupakan venue eks Pekan Olahraga Nasional

Jadi Tuan Rumah 7 Cabor Asian Games 2018, Jabar Sudah Siap

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan kesiapan tempat pertandingan (venue) cabang olahraga yang akan digunakan untuk Asian Games tahun 2018 mendatang. Pasalnya, sebagian besar venue yang digunakan merupakan venue eks Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX pada September 2016 lalu. "Sebenarnya, kita mendapat tugas sebagai tuan rumah pertandingan bagi tujuh cabang olahraga Asian Games 2018 ini dibilang cukup mendadak. Namun karena kita baru selesai menggelar PON pada tahun 2016, saya pikir venue yang ada di Jabar pun sudah cukup siap dan masuk dalam standar Asian Games," ujar Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan (Kimrum) Provinsi Jawa Barat, Bambang Riantro saat ditemui di sela-sela pelaksanaan rapat koordinasi Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) dan Pemprov Jabar di The Naripan Hotel, Jalan Naripan Kota Bandung, Senin (14/8/2017). Bambang yang pada saat PON XIX/2016 menjabat sebagai Ketua Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XIX/2016 Jabar menambahkan, salah satu venue eks PON XIX yang digunakan untuk Asian Games 2018 yakni di cabang olahraga sepakbola. Seperti stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, stadion si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, stadion Patriot Kota Bekasi, dan stadion Pakansari Kabupaten Bogor yang pada saat PON XIX/2016 pun digunakan sebagai venue cabang olahraga sepakbola. Selain itu, venue eks PON XIX yang digunakan untuk Asian Games 2018 yakni Gymnasium UPI dan GOR Futsal ITB Jatinangor. Hanya saja pada Asian Games 2018, akan digunakan untuk pertandingan di cabang olahraga Handball atau bola tangan. "Jadi meski keputusan cukup mandadak, beberapa venue eks PON XIX di kita sudah bisa digunakan. Meski demikian, ada beberapa pertandingan cabang olahraga yang tidak menggunakan venue eks PON XIX dan bahkan menggunakan venue yang baru," terangnya. Kedua venue tersebut yakni Kebhun Hill Subang untuk pertandingan cabang olahraga balap sepeda nomor MTB serta untuk pertandingan cabang olahraga kano slalom yang akan digelar di Bendung Rentang Kabupaten Majalengka. Untuk kedua venue tersebut, lanjut Bambang, proses renovasi dan revitalisasi venue sendiri diserahkan sepenuhnya kepada pihak INASGOC yang dalam hal ini melalui Kementerian PUPR. "Karena kalau untuk dilakukan revitalisasi atau renovasi venue oleh kita, akan sangat sulit dari sisi penganggaran dan venue tersebut pun sifatnya sewa dengan INASGOC. Sedangkan untuk venue balap sepeda nomor road race yang menggunakan ruas jalan provinsi, itu masih bisa kita lakukan melalui anggaran perbaikan rutin atau pemeliharaan," pungkasnya. (ageng/bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA