Istanbul gelar konferensi inklusi ekonomi pengungsi

Konferensi ini telah mengumpulkan 150 peserta yang terdiri dari pembuat kebijakan, perwakilan badan bantuan, dan akademisi dari wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara

Istanbul gelar konferensi inklusi ekonomi pengungsi

ISTANBUL 

Konferensi tentang inklusi ekonomi dan pengembangan mata pencaharian bagi para pengungsi muda berlangsung di Istanbul selama dua hari

Yannick Du Pont, direktur organisasi nirlaba Belanda, Spark, menekankan pentingnya menciptakan platform untuk membahas masalah yang dihadapi pengungsi di negara penampung mereka.

Du Pont mengatakan Spark telah memberi beasiswa kepada 9.000 pengungsi.

Dia juga mengapresiasi Turki karena menampung 3,5 juta pengungsi Suriah.

Sadettin Akyil, direktur jenderal angkatan kerja internasional di Kementerian Keluarga, Perburuhan dan Layanan Sosial Turki, mengatakan mereka terus membantu para migran mendapatkan akses ke pekerjaan.

Akyil mengatakan bahwa brosur dalam bahasa Arab dan Turki didistribusikan kepada para pengungsi untuk memberitahukan hak-hak mereka.

Konferensi ini telah mengumpulkan 150 peserta yang terdiri dari pembuat kebijakan, perwakilan badan bantuan, dan akademisi dari wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

Program ini diadakan di bawah kerja sama antara Spark, Islamic Development Bank (IsDB), Islamic Solidarity Fund for Development (ISFD), dan Kementerian Luar Negeri Belanda.



TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA