Israel keluarkan 16 perintah untuk caplok tanah Palestina

LSM mengatakan bangunan pemukiman Israel di Tepi Barat meningkat sejak 2017

Israel keluarkan 16 perintah untuk caplok tanah Palestina

RAMALLAH, Palestina

Seorang pejabat Palestina pada Senin mengklaim bahwa Pemerintah Israel mengeluarkan 16 perintah pencaplokan tanah Palestina di Tepi Barat selama tiga hari terakhir.

"Penyitaan itu bertujuan untuk menciptakan fait accompli (fakta yang dicapai) di Tepi Barat," kata Walid Assaf, kepala Komite Nasional untuk Penolakan Tembok dan Permukiman, kepada Anadolu Agency.

Assaf mengatakan ratusan dunam (satuan luas tanah yang digunakan di Kesultanan Utsmaniyah) tanah Palestina akan disita di bawah perintah Israel.

"Secara keseluruhan, perintah itu bertujuan untuk melayani proyek penyelesaian dan menjaga tanah Palestina dan sumber daya alam mereka di bawah kendali penuh Israel," ujar dia.

Belum ada tanggapan dari otoritas Israel tentang klaim pejabat tersebut.

Dalam sebuah laporan bulan lalu, LSM Israel Peace Now mengatakan jumlah bangunan permukiman Israel di Tepi Barat melonjak pesat sejak Presiden AS Donald Trump berkuasa pada 2017.

Sekitar 650.000 warga Yahudi Israel saat ini tinggal di lebih dari 127 permukiman di Tepi Barat dan 15 permukiman di Yerusalem yang dibangun sejak 1967, ketika Israel mulai menduduki wilayah tersebut.

Palestina menginginkan wilayah ini - bersama dengan Jalur Gaza - menjadi bagian dari negara Palestina di masa depan.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana sebagai tindakan ilegal.

*Ahmed Asmar berkontribusi pada berita ini dari Ankara

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA