Israel gelar pemilu parlemen hari ini

Masyarakat Israel sedang menentukan pilihan dalam pemilu yang sangat penting bagi karir politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan juga masa depan Palestina

Israel gelar pemilu parlemen hari ini

YERUSALEM

Warga Israel pada Selasa pergi ke tempat pemungutan suara untuk mengikuti pemilihan anggota parlemen yang kedua kalinya dalam tahun ini.

Masyarakat Israel sedang menentukan pilihan dalam pemilu yang sangat penting bagi karir politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan juga masa depan Palestina.

Lebih dari 6.394.000 pemilih di negara itu mendatangi tempat pemungutan suara untuk memilih anggota parlemen yang akan menduduki 120 kursi parlemen.

Proses pemungutan suara di tempat umum selain rumah sakit dan penjara akan dimulai pada 07:00 dan berakhir pada 22:00 waktu setempat.

Sebanyak 29 partai akan bersaing dalam kontes pemilu yang paling kontroversial dalam beberapa tahun terakhir.

Hasil pemilu ini akan ditentukan oleh para pemilih berkewarganegaraan Israel asal Palestina yang masih ragu-ragu untuk pergi ke tempat pemungutan suara.

Tingkat partisipasi dalam pemilihan umum 2015 lalu adalah 71,8 persen. Sementara pada pemilihan 9 April tahun ini hanya berada di angka 68,4 persen.

Menurut hasil penelitian media Israel, persaingan merebutkan kekuasaan pada pemilu ini diperkirakan akan berlangsung antara Partai Likud yang dipimpin Netanyahu, dan Aliansi Biru-Putih yang dipimpin oleh mantan Kepala Militer Benny Gantz.

Ambang batas atau threshold parlemen di negara itu sebesar 3,25 persen, dan hanya 10 dari 29 partai yang dapat duduk di parlemen.

Tak ada partai yang dapat mencapai 61 kursi yang dibutuhkan untuk berkuasa sendiri, ungkap sebuah riset.

Oleh karena itu para partai butuh berkoalisi untuk mendirikan pemerintahan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA