Islamic State klaim bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Prancis di Mali Utara

Islamic State in West Africa Province (ISWAP) mengungkapkan bahwa helikopter itu jatuh setelah dihujani tembakan dari pejuangnya

Islamic State klaim bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Prancis di Mali Utara

KIGALI, Rwanda 

Islamic State mengklaim bahwa organisasi cabangnya di Afrika Barat bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter di Mali Utara awal pekan ini.

Insiden ini telah menewaskan 13 tentara Prancis.

Menurut SITE Intelligence Group yang berbasis di Amerika Serikat, Islamic State in West Africa Province (ISWAP) mengungkapkan bahwa helikopter itu jatuh setelah dihujani tembakan dari pejuangnya.

"Kami menyampaikan rasa hormat sebesar-besarnya terhadap para prajurit yang gugur dalam perang melawan terorisme di Sahel," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron lewat sebuah pernyataan.

Para prajurit itu adalah bagian dari misi antiteror Prancis di Afrika Barat. Mereka berperang melawan kelompok-kelompok militan di wilayah Sahel, terutama di Mali.

Sejak Agustus 2014, Prancis telah mengerahkan sekitar 4.500 tentara sebagai bagian dari Operasi Barkhane di lima negara Afrika Barat: Burkina Faso, Mali, Mauritania, Niger, dan Chad.

“Misi kami di sana memang penting, namun kami harus meninjau ulang opsi strategis sehubungan dengan insiden ini," kata Macron.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA