Iran desak Palestina gelar referandum

Iran menyerukan kepada PBB untuk memberikan hak terhadap rakyat Palestina dalam menentukan nasib mereka sendiri

Iran desak Palestina gelar referandum

ANKARA

Iran mendesak Palestina untuk mengelar referendum guna menentukan nasib rakyat Muslim, Kristen, dan Yahudi di negara tersebut.

Kementerian Luar Negeri Iran merilis sebuah pernyataan tertulis mengenai hari peringatan Nakba (bencana besar atau malapetaka) yang ke-71 tahun di Palestina.

Pernyataan itu mengungkapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional bertanggung jawab dalam membebaskan wilayah Palestina dan Yerusalem dari pendudukan Israel.

Selain itu, PBB juga harus memberikan hak kepada rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri serta mendirikan pemerintahan Palestina yang independen, yang mana Yerusalem menjadi ibu kotanya.

Otoritas Iran menyebut Israel telah menjadi ancaman nyata bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Iran berharap komunitas internasional mengambil langkah tegas terhadap pendudukan Israel.

"Perlu dipersiapkan kondisi yang kondusif untuk menyelenggarakan referendum dengan partisipasi semua penduduk lokal, termasuk warga Muslim, Kristen, dan Yahudi," kata pernyataan Kemenlu Iran itu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA