Irak kecam aksi pembakaran konsulat Iran di Najaf

Kemlu Irak menyebut tindakan perusakan itu bermaksud untuk merusak hubungan antara kedua negara

Irak kecam aksi pembakaran konsulat Iran di Najaf

BAGHDAD 

Kementerian Luar Negeri Irak mengecam pembakaran gedung Konsulat Jenderal Iran dalam aksi demonstrasi kemarin Rabu di kota Najaf.

Pemerintah Irak mengutuk keras peristiwa kekerasan terhadap gedung Konsulat Jenderal Iran itu.

Pernyataan tertulis dari Kemlu Irak menyebut maksud dari tindakan perusakan itu adalah untuk merusak hubungan bersejarah antara Irak dan Iran.

"Insiden itu (pembakaran Konjen Iran) tidak mencerminkan pandangan resmi kami. Kami juga menegaskan kembali komitmen kami terhadap hubungan strategis bilateral dengan Iran," tutur pernyataan itu.

Pemerintah Irak menyatakan pihaknya menghormati setiap perwakilan misi asing di negaranya.

Rabu kemarin, ratusan demonstran membakar Konsulat Jenderal Iran di Najaf, peristiwa itu mendorong pemerintah memberlakukan larangan keluar rumah di kota itu.

Sejak awal bulan lalu, Irak telah didera gelombang protes terhadap kebijakan pemerintah yang menurut para pengunjuk rasa gagal memperbaiki kondisi kehidupan dan mengakhiri praktik korupsi.

Tuntutan demonstran kemudian berkembang menjadi tuntutan pembubaran pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi.

Menurut Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak, setidaknya 325 warga Irak telah terbunuh dan 15.000 telah terluka sejak aksi protes dimulai pada 1 Oktober.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA