Indonesia akan kembali gelar pertemuan ulama Indonesia - Afghanistan

Pertemuan antar ulama tersebut merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk perdamaian di Afghanistan

Indonesia akan kembali gelar pertemuan ulama Indonesia - Afghanistan

Indonesia berencana akan menggelar kembali pertemuan antar ulama Indonesia, Afghanistan sebagai bagian dari proses perdamaian.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pertemuan antar ulama tersebut merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk perdamaian di Afghanistan.

"Ulama memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengambilan kebijakan," kata Menteri Retno di kantor Wakil Presiden Jakarta pada Kamis.

Oleh sebab itu dia berharap agar ulama Indonesia dan Afghanistan memiliki hubungan yang kuat dalam mendukung upaya proses perdamaian.

Menteri Retno mengatakan masih membahas waktu penyelenggaraan pertemuan antar ulama tersebut.

Pada 2018 lalu, Indonesia pernah menggelar pertemuan trilateral yang dihadiri oleh puluhan ulama dalam negeri, Afghanistan, dan Pakistan di Istana Bogor, Jawa Barat.

Presiden Joko Widodo membuka acara pertemuan itu, ulam Afghanistan yang hadir salah satunya adalah para ulama dari High Peace Council Afghanistan, sedangkan delegasi Paksistan dipimpin oleh Mualvi Qeyamuddin Kashaf.

Mereka berdialog untuk mencari titik temu untuk meredakan konflik di Afghanistan.

Wakil Presiden saat itu Jusuf Kalla menutup rangkaian acara pertemuan.

Forum trilateral ulama ini menyepakati adanya pesan perdamaian bertajuk "Bogor Ulema Declaration of Peace".

Jusuf Kalla menyampaikan deklarasi yang berisikan pandangan para ulama tentang pentingnya perdamaian dalam Al Quran.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA