Hizbullah bantah tembak jatuh drone Israel di Lebanon

Kelompok itu mengatakan sebuah drone Israel jatuh, sementara yang lain meledak di pinggiran selatan Beirut

Hizbullah bantah tembak jatuh drone Israel di Lebanon

BEIRUT

Hizbullah membantah telah menembak jatuh dua pesawat tanpa awak Israel, yang jatuh di pinggiran selatan Ibu Kota Beirut, Minggu pagi.

"Drone pertama jatuh, sementara yang lainnya meledak, menyebabkan kerusakan parah pada kantor media Hizbullah di pinggiran selatan," kata juru bicara Hizbullah Mohamed Afifi kepada kantor berita resmi Lebanon.

Afifi mengatakan bahwa pesawat tak berawak yang meledak itu merupakan jebakan.

"Drone pertama yang jatuh saat ini berada di tangan Hizbullah yang sedang menganalisis latar belakang operasinya dan tugas yang coba dilakukannya," tambah dia.

Menurut Afifi, Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah akan menanggapi peristiwa ini dalam pidatonya hari ini.

Sementara itu, tentara Lebanon membenarkan bahwa satu pesawat tak berawak Israel jatuh dan yang lainnya meledak di pinggiran selatan Beirut.

"Tentara tiba segera dan menutup daerah di mana kedua pesawat itu jatuh," bunyi pernyataan militer.

Belum ada tanggapan dari Israel tentang insiden yang terjadi beberapa jam setelah Israel mengumumkan akan melakukan serangan udara di Suriah.

Pada 2006, Israel melancarkan perang melawan Hizbullah yang menewaskan sedikitnya 1.200 orang, sebagian besar warga sipil Lebanon.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA