Eropa tak akui pemilu lokal Rusia di Krimea

Uni Eropa mengungkapkan orang-orang yang dipilih dalam pemilu Rusia di Krimea dan Sevastopol tak mewakili rakyat di wilayah tersebut

Eropa tak akui pemilu lokal Rusia di Krimea

BRUSSELS 

Uni Eropa (UE) mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengakui pemilu lokal yang diadakan Rusia di Krimea.

Melalui sebuah pernyataan, Komisi Uni Eropa kembali menekankan bahwa Rusia telah menganeksasi Krimea dan Sevastopol secara ilegal.

Oleh karena itu, Uni Eropa akan terus mengutuk tindakan Rusia yang melanggar hukum internasional itu.

Uni Eropa mengungkapkan orang-orang yang dipilih dalam pemilu Rusia di tanah-tanah milik Ukraina itu bukan "perwakilan" dari rakyat di wilayah tersebut.

Dua hari lalu Rusia mengadakan pemilihan gubernur, wali kota dan dewan kota di berbagai wilayah di seluruh negeri.

Ketua Majelis Nasional Tatar Krimea Refat Chubarov mengungkapkan pihaknya memboikot pemilu lokal yang diadakan oleh Rusia di Krimea.

Chubarov mengatakan bahwa partisipasi dalam pemilu tersebut hanya sekitar 30 persen.

"Lima tahun lalu, sebagian besar mereka yang mengibarkan bendera Rusia di tempat umum di Krimea tidak datang ke tempat pemungutan suara," tutur Chubarov.

Rusia menganeksasi Krimea secara ilegal pada 2014 setelah terjadi referendum menyusul peristiwa-peristiwa kericuhan pada tahun itu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA