Ekstremis sayap kanan serang perempuan berjilbab di Berlin

Insiden yang terjadi pada Minggu itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan xenofobia dalam beberapa bulan terakhir di ibu kota Jerman

Ekstremis sayap kanan serang perempuan berjilbab di Berlin

BERLIN

Seorang ekstremis kanan sayap kanan menyerang perempuan Muslim secara verbal maupun fisik di sebuah stasiun metro Berlin.

Insiden yang terjadi pada Minggu itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan xenofobia dalam beberapa bulan terakhir di ibu kota Jerman.

Serangkaian serangan itu menargetkan orang-orang yang mengenakan atribut keagamaan, termasuk perempuan Muslim berjilbab atau orang Yahudi yang mengenakan kippah.

Perempuan Muslim berusia 33 tahun tersebut mengungkapkan kepada polisi bahwa seorang pria melontarkan ejekan bernada rasis dan kemudian menyerangnya di stasiun metro Greifswalder.

Pelaku penyerangan itu sempat memberi tanda hormat Nazi sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Menurut polisi, korban telah menerima perawatan medis.

Dalam beberapa tahun terakhir, kekerasan oleh ekstrimis sayap kanan terus meningkat di Jerman, yang dipicu oleh propaganda kelompok neo-Nazi dan partai AfD Islamofobia.

VBRG, sebuah kelompok payung pusat penyuluhan bagi para korban kekerasan sayap kanan, menyebutkan bahwa setiap harinya, sedikitnya tiga orang menjadi korban aksi kekerasan sayap kanan, rasisme, atau xenofobia di Jerman.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA