Dubes AS untuk PBB: Korut 'Minta Perang'

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Nikki Haley, mengatakan bahwa pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong un, meminta perang dengan semua ancaman rudal dan senjata nuklirnya. Pernyataan ini dilontarkan Haley dalam rap

Dubes AS untuk PBB: Korut 'Minta Perang'

AMERIKA SRIKAT, FOKUSJabar.com: Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley, mengatakan bahwa pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, meminta perang dengan semua ancaman rudal dan senjata nuklirnya. Pernyataan ini dilontarkan Haley dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB pada Senin (4/9/2017) waktu setempat, sehari setelah Korut mengklaim berhasil menguji coba bom hidrogen atau senjata termonuklir. Melansir CNN, Selasa (5/9/2017), menurut Haley, propaganda terbaru ini sudah tidak dapat dibiarkan lagi dan Dewan Keamanan PBB harus berhenti mengambil langkah setengah-setengah. "Semua sudah cukup. Kita sudah mengambil langkah tambahan. Namun, meski pun kita sudah berniat baik, upaya itu tidak berhasil," kata Haley. Haley mengatakan, AS tidak pernah menginginkan perang. Meski demikian, mereka akan membela diri jika Korut sudah mengeluarkan ancaman dengan mengarahkan rudalnya ke wilayah AS. "AS tidak pernah menginginkan perang dan kami juga tidak mau itu terjadi sekarang. Namun, kesabaran negara kami juga ada batasnya. Kami akan mempertahankan sekutu dan wilayah kami," tambahnya. Selama sebulan belakangan, Korut memang terus melontarkan ancaman akan meluncurkan rudal ke arah Guam, wilayah AS di Pasifik, melalui Jepang. Ancaman kian nyata setelah Korut meluncurkan rudal balistik jarak menengah yang melintasi wilayah udara Jepang sebelum jatuh di Samudera Pasifik. (Agung)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA