Dua aliansi besar bertarung untuk pemilu lokal Turki

Dari 81 provinsi Turki, 30 di antaranya adalah kota metropolitan yang masing-masing memiliki lebih dari 750.000 penduduk

Dua aliansi besar bertarung untuk pemilu lokal Turki

JAKARTA

Turki segera menggelar pemilu lokal pada 31 Maret 2019 untuk memilih wali kota hingga ke tingkat kelurahan dan anggota dewan kota untuk lima tahun ke depan, lansir TRT World.

Pemilihan kepala daerah kali ini terasa spesial karena merupakan pemilu lokal pertama di bawah sistem presidensial baru Turki.

Meski tidak ada perbedaan signifikan antara pemilu lokal saat ini dan sebelumnya, partai-partai politik telah membentuk koalisi yang sama sebagaimana pemilihan presiden dan parlemen Turki pada 24 Juni 2018 lalu.

Dari 81 provinsi Turki, 30 di antaranya adalah kota metropolitan yang masing-masing memiliki lebih dari 750.000 penduduk.

Namun, mata dunia dalam pemilu lokal ini tertuju pada tiga kota metropolitan strategis di Turki yakni Istanbul, Ankara, dan Izmir.

Dua aliansi

Ada dua aliansi besar yang bertarung dalam pemilu kali ini: Aliansi Rakyat dan Aliansi Bangsa.

Aliansi rakyat terdiri dari Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) dan Partai Gerakan Nasionalis (MHP), yang sepakat berkoalisi di semua 30 kota metropolitan dan 21 kota provinsi.

Sementara Aliansi Bangsa terdiri Partai Rakyat Republik (CHP) dan Partai Baik (IYI).

Keduanya setuju berkoalisi di 23 kota metropolitan dan 27 kota provinsi.

Kandidat wali kota Partai AK dan CHP akan bertarung di Istanbul, Ankara, dan Izmir yang merupakan tiga kota terbesar Turki dalam jumlah penduduk.

Kandidat Wali Kota Istanbul

Istanbul adalah kota paling penting bagi partai politik dalam pemilu lokal.

Kota ini adalah rumah bagi lebih dari 15 juta orang atau hampir 20 persen dari total populasi Turki.

Terlebih, Istanbul adalah ibu kota ekonomi dan sosial budaya bagi Turki.

Partai AK telah memerintah Istanbul sejak Presiden Recep Tayyip Erdogan terpilih sebagai wali kota pada 1994.

Kini, calon Partai AK untuk Wali Kota Istanbul adalah mantan perdana menteri dan ketua DPR Binali Yildirim.

Sementara CHP telah menunjuk Ekrem Imamoglu yang merupakan wali kota distrik Beylikduzu Istanbul.

Yildirim adalah anggota pendiri Partai AK dan tokoh terkemuka dalam politik Turki.

Selama karier politiknya, Yildirim menduduki berbagai posisi strategis, termasuk menteri transportasi dan komunikasi dan perdana menteri.

Yildirim juga perdana menteri terakhir Turki setelah transisi ke sistem presidensial.

Setelah pemilu 2018, Yildirim terpilih sebagai ketua parlemen.

Namun, dia mengundurkan diri untuk maju sebagai calon Wali Kota Istanbul dalam pemilu lokal mendatang.

Yildirim meraih dukungan dari Partai AK dan MHP yang berkoalisi.

Ekrem Imamoglu adalah walikota Beylikduzu Istanbul saat ini.

Sebelumnya, Imamoglu menangani bisnis keluarganya dan menjadi anggota dewan Trabzonspor Football Club.

Selain itu, dia juga menjadi ketua CHP Beylikduzu.

Setelah masa jabatannya di Beylikduzu, Imamoglu dinominasikan untuk menjadi calon Wali Kota Istanbul dari CHP.

Dia juga meraih dukungan dari Partai IYI yang berkoalisi dengan CHP.

Calon Wali Kota Ankara

Ankara adalah ibukota Turki sekaligus kota terpadat kedua dengan 5,5 juta penduduk.

Karena populasinya yang tinggi dan menjadi sentral dalam kehidupan politik Turki, Ankara adalah salah satu kota paling penting dalam pemilu lokal.

Ankara telah diperintah Partai AK dan para pendahulunya sejak pemilu lokal 1994.

Kandidat Partai AK untuk Ankara adalah mantan menteri lingkungan dan perencanaan kota Mehmet Ozhaseki.

Mehmet Ozhaseki memulai karier politiknya di kota asalnya, Kayseri, Turki tengah.

Dia terpilih sebagai Wali Kota Kayseri selama empat periode dan mengabdi hampir dua dekade.

Dalam pemilihan umum 2015, dia terpilih sebagai anggota parlemen, dan menjabat sebagai menteri lingkungan hidup dan perencanaan kota hingga 2018.

Sedangkan kandidat CHP adalah Mansur Yavas yang merupakah tokoh lokal terkenal di Ankara.

Dia sebelumnya juga menjabat sebagai wali kota di distrik Beypazar?, Ankara.

Sebelum pemilu lokal 2014, Yavas bergabung dengan CHP dan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Ankara untuk kedua kalinya.

Meskipun kalah dalam pemilihan, Yavas berhasil menaikkan jumlah suaranya.

Yavas akan mencalonkan diri kembali ketiga kalinya menjadi Wali Kota Ankara dari CHP.

Pencalonannya juga didukung Partai IYI sebagai mitra koalisi AKP.

Calon Wali Kota Izmir

Izmir adalah kota terbesar ketiga di Turki dengan populasi 4,3 juta.

Terletak di pantai Laut Aegean, salah satu bagian negara yang paling maju, Izmir adalah kota pelabuhan yang menghubungkan wilayah Aegean dengan dunia.

Kota ini telah menjadi pusat ekonomi dan sosial budaya sepanjang sejarahnya.

Izmir dikenal sebagai basis partai oposisi utama CHP dan kota ini telah diperintah wali kota CHP sejak 1999.

Dalam pemilu lokal mendatang, Tunc Soyer akan menjadi kandidat CHP.

Sedangkan Partai AK akan mengajukan mantan menteri ekonomi, Nihat Zeybekci sebagai kandidat.

Nihat Zeybekci memulai karir politiknya di kota asalnya, Denizli, wilayah Aegean.

Dalam pemilu lokal 2004 dan 2009, dia terpilih sebagai Wali Kota Denizli dari Partai AK.

Dalam pemilihan umum 2011, Zeybekci terpilih menjadi anggota parlemen.

Selanjutnya Zeybekci menjabat sebagai Menteri Ekonomi di pemerintahan Partai AK sejak 2013 hingga 2018.

Zeybekçi adalah kandidat Partai AK untuk Kota Metropolitan Izmir. MHP juga mendukung pencalonan Zeybekci untuk Izmir.

Soyer adalah seorang politikus lokal di Izmir dan telah menjabat sebagai Wali Kota distrik Seferhisar sejak 2009.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai penasihat di Kota Metropolitan Izmir dan wakil sekretaris jenderal Kamar Dagang Izmir.

Pencalonan Soyer juga didukung oleh Partai IYI .

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA