Diplomat dilecehkan, kedubes Pakistan di Kabul tutup layanan visa

Karena alasan keamanan, bagian konsuler akan ditutup mulai 4 November

Diplomat dilecehkan, kedubes Pakistan di Kabul tutup layanan visa

ISLAMABAD, Pakistan 

Kedutaan Besar Pakistan di Kabul, Afghanistan, menutup layanan visanya pada Minggu setelah para diplomatnya mengalami pelecehan di negara itu.

Melalui sebuah pernyataan, kedutaan mengatakan karena alasan keamanan, bagian konsuler akan ditutup pada 4 November sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kementerian Luar Negeri Pakistan juga memanggil kuasa usaha Afghanistan di Islamabad untuk mengajukan protes atas pelecehan terhadap personil diplomatiknya di Kabul.

"Kuasa usaha Afghanistan diberitahu bahwa petugas dan staf Kedutaan Besar Pakistan dilecehkan selama dua hari terakhir. Mereka juga dihalangi di jalan dan kendaraan kedutaan ditabrak oleh sepeda motor saat menuju Kedutaan Besar," kata Mohammad Faisal, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Kementerian mengingatkan kuasa usaha Afghanistan bahwa berdasarkan Konvensi Wina tentang Keistimewaan Diplomatik dan Kekebalan 1961, Pemerintah Afghanistan bertanggung jawab memastikan keselamatan, keamanan dan kebebasan bergerak bagi semua anggota misi diplomatik.

Kementerian Luar Negeri Pakistan juga meminta pihak berwenang Afghanistan untuk segera menyelidiki pelanggaran keamanan dan insiden pelecehan ini, melaporkannya kepada Islamabad dan memastikan agar insiden seperti itu tidak terjadi lagi di masa depan.

Pada 29 Oktober, tentara Pakistan mengklaim pasukan keamanan Afghanistan menembakkan mortir dan senapan yang menargetkan penduduk sipil di Distrik Chitral, Povinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), yang melukai 11 orang, termasuk enam tentara.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah Afghanistan menutup konsulatnya di Peshawar, Pakistan, setelah protes soal pengibaran bendera nasionalnya di daerah yang disengketakan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA