Demonstran kepung markas militer di Sudan

Pengunjuk rasa menuntut pembebasan demonstran yang sebelumnya ditahan oleh aparat keamanan Sudan

Demonstran kepung markas militer di Sudan

KHARTOUM 

Para pengunjuk rasa mengepung markas besar Badan Intelijen dan Keamanan Nasional (NISS) Sudan di kota Atbara pada Kamis malam untuk menuntut pembebasan demonstran yang ditahan, menurut sejumlah saksi mata.

Pasukan keamanan akhirnya membubarkan para pengunjuk rasa, mengakibatkan sejumlah orang terluka.

Tidak lama setelah konfrontasi, para pejabat NISS memenuhi tuntutan para demonstran dengan membebaskan sejumlah tahanan.

Sebelumnya pada hari yang sama, tentara Sudan mengumumkan penurunan Presiden Omar al-Bashir dan penetapan fase transisi selama dua tahun di bawah pengawasan militer.

Militer Sudan juga mengumumkan penetapan keadaan darurat selama tiga bulan di seluruh penjuru negeri, bersamaan dengan penangguhan konstitusi Sudan 2005.

Tentara kemudian mengumumkan pembubaran kepresidenan, parlemen dan dewan menteri.

Sudan telah diguncang gelombang protes selama dua bulan terakhir, di mana demonstran mengecam Presiden Omar al-Bashir yang gagal menangani krisis ekonomi di negara itu.



TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA