Demokrat ungkap kesaksian diplomat tentang dugaan kolusi Trump

Berdasarkan kesaksian itu, Donald Trump menggunakan bantuan militer senilai jutaan dolar untuk mengancam presiden Ukraina

Demokrat ungkap kesaksian diplomat tentang dugaan kolusi Trump

NEW YORK 

Anggota parlemen dari Partai Demokrat merilis transkrip kesaksian dari beberapa diplomat sebagai bagian dari penyelidikan mengenai dugaan kolusi Presiden Donald Trump dengan Ukraina.

Perilisan transkrip mantan duta besar AS untuk Ukraina Marie Yovanovitch dan pejabat senior Departemen Luar Negeri Michael McKinley adalah perkembangan terbaru dari penyelidikan tersebut.

Trump diduga menekan Ukraina untuk membantu mendiskreditkan rival politiknya, Joe Biden, yang juga merupakan mantan wakil presiden AS.

“Transkrip wawancara dengan dua diplomat itu menunjukkan dengan jelas bagaimana Presiden Trump menyetujui pemecatan Duta Besar Yovanovitch yang sangat dihormati dan mendedikasikan pekerjannya dalam mendukung kebijakan antikorupsi," kata Komite Intelijen, Urusan Luar Negeri dan Pengawasan, dan Reformasi via Twitter.

Menurut komite itu, berdasarkan kesaksian mereka, Trump menggunakan bantuan militer senilai jutaan dolar untuk mengancam presiden Ukraina.

Partai Demokrat meluncurkan penyelidikan terhadap Trump pada 24 September menyusul klaim seorang whistle-blower bahwa presiden berusaha menekan Ukraina untuk ikut campur dalam pemilihan presiden 2020.

Lewat telepon pada 25 Juli, Trump diduga mengiming-imingi bantuan militer USD400 juta ke Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky agar dia bersedia meluncurkan penyelidikan ke Biden, dan putranya, Hunter Biden, atas tuduhan korupsi.

Biden adalah kandidat presiden pilihan Demokrat dan akan berhadapan dengan Trump dalam Pilpres AS 2020.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA